Thursday, March 28, 2013

IT FOR BUSSINESS

Posted by Mix Chenel at 6:33 PM
Reactions: 


MAKALAH
PENGARUH IT DALAM KEHIDUPAN DAN BISNIS
(Disusun Guna Memenuhi Tugas Mandiri Mata Kuliah IT For Bussiness)
Dosen : Firmansyah, S.IP., MH
Disusun
Nama                : Nina Julita
NPM               : 1173644
Jurusan / Prodi : Syariah / Ekonomi Islam
 Semester         : IV (Empat)


SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
KOTA METRO
2013

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kami Panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini tepat pada waktunya. Makalah IT For Bussiness ini membahas tentang “PENGARUH IT DALAM KEHIDUPAN DAN BISNIS
Dalam penyusunan makalah ini, kami banyak mendapat beberapa hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Olehnya itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.
Metro, 24 Maret 2013

Penyusun


DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR ............................................................................................ i
DAFTAR ISI .......................................................................................................... ii
BAB I. PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang Masalah .................................................................. 1
2.      Rumusan Masalah ........................................................................... 1
3.      Tujuan Penulisan ............................................................................. 2
4.      Metode Pengumpulan Data ............................................................ 2
BAB II. PEMBAHASAN
1.      Peranan TIK dalam Bidang Bisnis/Ekonomi .................................. 3
2.      Dampak dari Perkembangan IT dalam Bidang Bisnis/Ekonomi ..... 5
a.       Keuntungan/Positif .................................................................. 5
b.      Kerugian/Negatif ...................................................................... 6
3.      Peran IT Bagi Sebuah Perusahaan ................................................... 7
4.      Manfaat TIK dalam Bidang Bisnis/Ekonomi .................................. 8
BAB III. PENUTUP
1.      Kesimpulan ...................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA





BAB I
PENDAHULUAN

1.        Latar Belakang
            Perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) akhir–akhir ini dirasakan hampir di setiap aspek kehidupan masyarakat. Sebagaimana setiap kemajuan teknologi komunikasi yang lain, internet masuk ke berbagai bentuk kehidupan masyarakat. Hal ini terjadi karena komunikasi adalah salah satu kebutuhan yang mendasar pada masyarakat. Teknologi internet berkembang dan menyatu dalam sebuah ‘dunia’ atau ‘ruang maya’ atau sering disebut sebagai cyber-space, sebuah dunia atau tempat orang dapat berkomunikasi, ‘bertemu’, dan melakukan berbagai aktivitas ekonomi/bisnis.
Informasi telah berubah bentuk menjadi suatu komoditi yang dapat diperdagangkan. Keadaan ini terbukti dengan semakin berkembangnya bisnis pelayanan informasi, seperti stasiun televisi, surat kabar, radio dan internet yang telah memasuki sendi-sendi kehidupan manusia. Perubahan didukuung oleh kemajuan teknologi informasi disegala bidang.

2.        Rumusan Masalah
Dengan memperhatikan latar belakang masalah di atas, dalam penelitian ini dirumuskan permasalahan sebagai berikut:
a.       Apa peranan IT dalam Bidang Bisnis/Ekonomi ?
b.      Apa dampak positif dan negatif IT pada bisnis/ekonomi ?
c.       Apa peran IT bagi sebuah perusahaan?
d.      Apa manfaat dari perkembangan IT dalam bidang Bisnis/Ekonomi ?

3.        Tujuan Penulisan
Sesuai dengan permasalahan yang telah di kemukakan di atas, maka tujuan penulisan ini di arahkan untuk :
a.       Menguraikan apa peranan IT dalam bidang bisnis/ekonomi.
b.      Menjelaskan efek IT dalam organisasi perusahaan.
c.       Mengatahui peran IT bagi sebuah perusahaan.
d.      Menguraikan Masalah dan pemecahannya akibat perkembangan IT.

4.        Metode Pengumpulan Data
            Dalam penyusunan makalah ini, perlu sekali pengumpulan data serta sejumlah informasi aktual yang sesuai dengan permasalahan yang akan di bahas.
            Sehubungan dengan masalah tersebut dalam penyusunan makalah ini, kami menggunakan beberapa metode pengumpulan data, yang pertama browsing di internet, kedua dengan membaca media cetak dan yang ketiga dengan pengetahuan yang kami miliki.

BAB II
PEMBAHASAN


1.        Peranan TIK dalam Bidang Bisnis/Ekonomi
Peranan TIK dalam bidang bisnis sangat besar karena tujuan dari bisnis adalah untuk mencari keuntungan yang diperoleh dari hasil transaksi, baik barang maupun jasa. Penggunaan alat bantu TIK merupakan keharusan untuk mengembangkan dan memajukan bisnis.
Pada bidang bisnis, biasanya sistem komputer digunakan untuk memproses gaji, data statistik, dan akunting (keuangan). Sistem komputer melakukan otomatisasi pekerjaan-pekerjaan rutin kantor. Banyak bisnis sudah menggunakan sistem komputer untuk pengawasan stok barang, membuat laporan keuangan, meramal, dan merencanakan bisnis masa depan. Bagi dunia bisnis, jejaring telekomunikasi awalnya digunakan seperti halnya jejaring listrik, distribusi air, dan jejaring utilitas lain. Ini merupakan sumber yang penting, tetapi dulu perusahaan memiliki pengaruh yang kecil. Perusahaan-perusahaan memiliki pilihan yang terbatas atas layanan yang diperoleh dari penyediaan layanan yang dikelola secara monopoli. Hari ini, para pengguna korporat meletakkan bersama keseluruhan jejaring di bawah kontrol mereka, memotong-pintas jejaring publik sebagian atau seenuhnya. Deregulation dan teknologi digital baru telah mengizinkan perusahaan untuk secara sadar merancang dan mengoperasikan jejaring telekomunikasi internal dan privat untuk meningkatkan posisi kompetitif mereka. Apa yang dulunya merupakan biaya untuk menjalankan bisnis, sekarang menjadi sumber keuntungan kompetitif.[1]

Layanan TIK sekarang digunakan oleh semua sektor ekonomik, mulai dari pertambangan dan pertanian sampai layanan finansial, manufaktur dan kepariwisataan. Jejaring privat ini hadir di semua industri global, di mana perusahaan multinasional menjadi perusahaan jejaring. Para pengguna bisnis berskala besar memiliki kebutuhan akan sistem yang cost-effective, leluasa, aman, automated, terpadu dan terandalkan. Jika para penyedia layanan lokal tidak dapat memenuhi kebutuhan ini, dengan biaya yang masuk akal, perusahaan-perusahaan besar memiliki pilihan untuk mengembangkan sendiri jejaring privat.
Perusahaan multinasional telah dapat mengkoordinasikan produksi dan marketing dengan sistem komunikasi berbasis satelit dengan kapabilitas video-conferencing, untuk tujuan mengkoordinasikan pengembangan produk dan disain manufaktur.
Perusahaan-perusahaan kecil lebih terbatas kemampuannya untuk mengembangkan jejaring TIK sendiri ataupun untuk menyewa, karena besarnya biaya. Ini menjadi pilihan yang ekonomik hanya jika organisasi tersebut cukup besar untuk menimbulkan cukup trafik untuk menghasilkan penghematan. Oleh karena ini, perusahaan-perusahaan global merupakan pihak-pihak yang pertama yang mengadopsi TIK baru. Sektor-sektor yang sangat bergantung pada TIK mencakup, antara lain perusahaan-perusahaan layanan finansial.
Pada ruang lingkup yang lebih luas, sebagai contoh pada lingkungan bisnis, kehadiran teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada. Departemen TI pada sebuah perusahaan mulai dibangun dan secara konstan diminta untuk mengembangkan suatu layanan, mengembangkan suatu sistem, dan mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi.
Sistem Informasi Manajemen (SIM) dikembangkan oleh perusahaan untuk menyediakan informasi terkini mengenai operasi perusahaan dan membantu membuat keputusan perusahaan. Adapun dari sisi pelanggan, peranan sistem komputer adalah meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan kualitas layanan. Bagi bisnis perdagangan, seperti department store, sistem informasi manajetnen memungkinkan pencatatan transaksi secara mudah dengan alat bernama barcode reader, yaitu  alat untuk membaca kode barang yang dihubungkan dengan komputer. Penggunaan barcode reader memudahkan pramuniaga melayani pelanggan. Oleh karena alat ini terhubung dengan komputer di kasir dan server maka dapat dilakukan pengecekan hasil transaksi setiap saat untuk mengetahui jenis barang, sisa stok, barang-barang yang harus segera diadakan oleh pemilik toko, dan yang penting lagi dapat segera diketahui seberapa besar keuntungan yang diperoleh dari transaksi. Semua itu dimungkinkan karena penggunaan komputer dan penerapan program sistem informasi manajemen.  Dengan hadirnya aplikasi-aplikasi dan layanan e-bussiness, e-commerce, e-banking dan lain-lain. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku bisnis merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salahsatu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan, cara lama kebanyakan. Sekarang bisnis menggunakan TIK itu sangat menguntungkan hanya dengan menggunakan teknologi seperti internet, anda dapat mempromosikan bisnis anda secara online (E-commerce) dengan cakupan dunia.[2]

2.        Dampak Keuntungan dan Kerugian IT Dalam Bidang Bisnis/Ekonomi
a.         Keuntungan untuk Perusahaan/Perdagangan :
1)      Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
2)      Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-traansaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan
3)      Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
4)      Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
5)      Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi
6)      Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
7)      Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.

b.         Keuntungan yang diperoleh konsumen :
1)      Konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat barang.
2)      Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
3)      Konsumen dapat membandingkan harga dari pemasang iklan lain di internet.
4)      Konsumen dapat membeli barang yang di dalam negeri tidak ada.
5)      Harga barang lebih murah.

c.       Kerugian
1)      Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.
2)      Hal yang sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan kerugian financial yang besar.
3)      Adanya pengrusak di bidang IT itu sendiri dengan cara meng HACK, CRACK, SPOOF.
4)      Ketidakterbatasan informasi dapat membuat seseorang tergila-gila dengan internet dan jarang bergaul dengan lingkungan luar.
5)      Banyaknya tindakan asusila yang dapt diakses dari internet.
6)      Bertambah nya hacker, cracker, dan kejahatan lain di dunia maya.
7)      Transaksi bisnis juga ada yang dicurangi karena akses yang mudah di dunia maya.
8)      Kecurangan di dalam dunia maya dengan mencuri data account orang lain.
9)      Kesenjangan sosial antara miskin dan kaya semakin besar.
10)  Adanya pornografi dan kekerasan di dunia maya yang dapat diakses oleh siapa pun.

3.        Peran IT Bagi Sebuah Perusahaan
Ada beberapa Peran teknologi informasi bagi sebuah perusahaan dapat kita lihat dengan menggunakan kategori yang diperkenalkan oleh G.R. Terry,ada 5 peranan mendasar teknologi informasi di sebuah perusahaan :
a.       Fungsi Operasional : akan membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah diambil alih fungsinya oleh teknologi informasi Karena sifat penggunaannya yang menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi informasi dianggap sebagai sebuah firm infrastructure.
b.      Fungsi Monitoring and Control : mengandung arti bahwa keberadaan teknologi informasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di level manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur organisasi unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer relationship yang memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan para manajer di perusahaan terkait.
c.       Fungsi Planning and Decision : mengangkat teknologi informasi ke tataran peran yang lebih strategis lagi karena keberadaannya sebagai enabler dari rencana bisnis perusahaan dan merupakan sebuah knowledge generator bagi para pimpinan perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan penting sehari-harinya.
d.      Fungsi Communication : secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure dalam era organisasi moderen dimana teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkolaborasi, berkooperasi, dan berinteraksi.
e.       Fungsi Interorganisational : merupakan sebuah peranan yang cukup unik karena dipicu oleh semangat globalisasi yang memaksa perusahaan untuk melakukan kolaborasi atau menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan lain. Konsep kemitraan strategis atau partnerships berbasis teknologi informasi seperti pada implementasi Supply Chain Management atau Enterprise Resource Planning membuat perusahaan melakukan sejumlah terobosan penting dalam mendesain struktur organisasi unit teknologi informasinya. Bahkan tidak jarang ditemui perusahaan yang cenderung melakukan kegiatan pengalihdayaan atau outsourcing sejumlah proses bisnis terkait dengan manajemen teknologi informasinya ke pihak lain demi kelancaran bisnisnya. Tipe dan fungsi peranan teknologi informasi ini secara langsung akan berpengaruh terhadap rancangan atau desain struktur organisasi perusahaan; dan struktur organisasi departemen, divisi, atau unit terkait dengan system informasi, teknologi informasi, dan manajemen informasi.

4.        Manfaat dari perkembangan IT dalam bidang Bisnis/Ekonomi
Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa computer akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidentil dan menyediakan informasi dengan cepat dan tepat.Sistem Informasi Manajemen (SIM) / Management Information system (MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, bahkan perusahaan kecil. Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer hanya dari ruangan kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung rugi laba, inventori dan sebagainya.

BAB III
PENUTUP

1.        Kesimpulan
Untuk mempertahankan kelangsungan hidup suatu organisasi, harus disadari bahwa lingkungan usaha akan selalu berubah, termasuk teknologi informasi yang juga mengalami perkembangan. Dengan berkembangnya teknologi informasi mengakibatkan perubahan-perubahan dalam bidang ekonomi akan menyesuaikan dengan perkembangan kegiatan perusahaan. Kehadiran teknologi informasi memberikan banyak manfaat bagi perusahaan, seperti mampu meringankan aktivitas bisnis yang kompleks serta menghasilkan informasi yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu, lengkap, dapat dipahami, dan teruji dalam rangka perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan manajemen. Selain itu efisiensi operasi perusahaan dan kinerja perusahaan juga dapat ditingkatkan. Akibatnya perusahaan dapat tetap bertahan dalam era informasi serta mampu menghadapi persaingan pasar global.
Selain menghasilkan manfaat, perkembangan teknologi informasi juga dapat menimbulkan beberapa dampak negatif bagi perusahaan, seperti tertutupnya kesempatan kerja, timbulnya resistance to change serta timbulnya kejahatan-kejahatan teknologi informasi yang dapat merugikan perusahaan.


DAFTAR PUSTAKA

Gordon, Judit R. (1993). Organizational Behavior. 4th edition. Needham Height- Mampu: Allyn and Bacon.
Kontribusi sektor TI dalam Pertumbuhan Ekonomi Zulkarimen Nasution, Perkembangan Teknologi Informasi, Universitas Terbuka, Jakarta, 2005.




[1] Gordon, Judit R. (1993). Organizational Behavior. 4th edition. Needham Height- Mampu: Allyn and Bacon.
[2] Kontribusi sektor TI dalam Pertumbuhan Ekonomi Zulkarimen Nasution, Perkembangan Teknologi Informasi, Universitas Terbuka, Jakarta, 2005.

0 comments:

Tinggalkan Komentar Anda Terimakasih

 

| Nina Julita | Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei