Minggu, 30 Juni 2013

favicon

Diposting oleh Nina Julita di 12.49
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
http://www.favicon.co.uk/
pagi anda yang ingin membuat favicon sendiri klik aja link di atas

Berantakan

Diposting oleh Nina Julita di 12.32
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
untuk semantara belog saya dalam masa renofasi
#berasa renofasi rumah..

Sabtu, 29 Juni 2013

Kuliah Part 1

Diposting oleh Nina Julita di 23.28
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
iseng-iseng mau ngenalin temen-temen kuliah saya..
buat cerita, buat kenangan,, suatu saat kita nanti dipisahkan,,, oleh jarak dan masa depan

KAMPUS saya saat ini
sampai saat ini saya masih terdaftar sebagai mahasiswi di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Jurai Siwo Metro, Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah dan saat ini saya dalam perjalanan menuju semster lima,, jika tidak ada halangan semoga semua lancar dan saya bisa menyelesaikan kuliah saya hingga jadi sarjana...







Dan Foto diatas adalah teman-teman sekelas saya
Saya masuk kelas B. bermacam jenis karater mereka, hal-hal yang saya inget tentang mereka, nanti saya bahas di lain waktu
sekarang saya kasih tau nama mereka masih-masing ya... :

Kumpulan Gambar

Diposting oleh Nina Julita di 22.40
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Ambil lebih banyak gambar yang lain

Cara Cepat Agar Artikel Dapat Terindeks Google

Diposting oleh Nina Julita di 00.20
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Tips SEO

lama banget rasanya gak posting tutorial & tips baru , hehe. kali ini saya akan coba share tips SEO ( Search Engine Optimization ) , . Sekedar memberi tahu tips ini hanya untuk blogger atau blogspot saja .

Jumat, 28 Juni 2013

Kamu, dan Dia

Diposting oleh Nina Julita di 18.34
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Kamu dan dia dua hal yang berbeda..
kamu yang membuat aku lupa dengan dia setelah aku sekian tahun pikiranku hanya tertuju kedia
dulu aku dengan dia dianggap seolah tak ada,, mungkin karena aku bukan siapa-siapa aku bukan apa-apa
aku bukan sesosok wanita cantik, bukan sesosok wanita idaman laki-laki yang menginginkan kecantikan paras seorang wanita,,
dulu dia anggap aku tak ada, dan selalu hadir hanya saat ia ingat hanya hadir saat ia butuh,, sekian lama aku menjalani hubungan yang gk jelas,, yang sudah pastinya buat aku sakiiit..
bodohnya aku yang tetap negjalanin,, tetap bertahan untuk hal hal yang menyiksa hatiku...
harusnya aku bisa lebih baik sekarang dengan pengalaman aku yang udah-udah
tapi apa saat ini hal itu selalu terulang hal itu terjadi lagi dengan kamu
KAMU, kamu yang bisa buat aku lupa dengan dia
tapi ternyata kamu juga mungkin tidak lebih baik dari dia,,,, harusnya aku memang sudah tau dari awal,,
aku seharusnya tidak terlalu bodoh akan hal ini,, tapi kamu membuat hati aku buta,,,
aku ngerasa aku berhutang budi kekamu,, baru kamu yang bisa buat aku lupa dia,,, tapi ternyata sakitnya hati karena kamu lebih sakit dari yang dia buat,,,


apa salah aku,, apa dulu aku seperti ini,, apa dulu aku pernah mempermainkan hati orang lain,,,
tuhan jika memang mereka yang pernah aku sakiti saat ini telah merasakan bahagia,, mengapa aku masih harus merasakan derita tuhan..
kadang aku lelah dengan ini,,,
aku capek,, aku bosan,, aku ingin semua berakhir dengan bahagia,,
walau kebahagiaan yang nyata tak sesuai dengan rencana...









kamu (I A) Dia ( K S A)
move on...
hidup ini masih panjang dan masih harus berjalan

Kamis, 27 Juni 2013

Daftar Harga Sepeda Polygon

Diposting oleh Nina Julita di 16.58
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini

 
Polygon Harga Sepeda Polygon Lengkap - Produsen sepeda yang satu ini cukup terkenal namanya di kawasan asia-pasifik.Sepeda Polygon dirancang dengan kualitas dan mutu terjamin sehingga anda tidak perlu khawatir akan dampak negatif terhadap keamanan dan keselamatan anda dalam bersepeda dengan menggunakan Sepeda Polygon. Polygon memproduksi berbagai jenis sepeda diantaranya Sepeda gunung yang lebih kita kenal dengan sepeda MTB atau Mountain Bikes dan sepeda balap yang kita kenal dengan Road Bike.

Di bawah ini kami sajikan daftar harga lengkap sepeda polygon yang saya himpun dari berbagai sumber:
Harga Sepeda Polygon Road Helios Series
HELIOS A8X (2013 SERIES) Rp. 41.500.000
HELIOS A9.0 (2013 SERIES) Rp. 47.500.000
HELIOS A8.0 (2013 SERIES) Rp. 30.000.000
HELIOS A7.0 (2013 SERIES) Rp. 20.450.000
HELIOS A5.0 (2013 SERIES) Rp. 14.500.000
HELIOS A4.0 (2013 SERIES) Rp. 10.950.000
HELIOS C7.0 (2013 SERIES) Rp. 24.500.000
HELIOS C6.0 (2013 SERIES) Rp. 19.000.000
HELIOS C4.0 (2013 SERIES) Rp. 9.500.000
HELIOS C3.0 (2013 SERIES) Rp. 6.450.000
HELIOS C2.0 (2013 SERIES) Rp. 4.895.000
HELIOS C2.0 JR (2013 SERIES)

Harga Sepeda Polygon Flat Bar
HELIOS F5.0 (2013 SERIES) Rp. 8.450.000
HELIOS F3.0 (2013 SERIES) Rp. 5.750.000
HELIOS F1.0 (2013 SERIES) Rp. 4.000.000

Manfaat Bersepeda

Diposting oleh Nina Julita di 16.37
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini

Bersepeda bisa dilakukan sebagai salah satu hobi atau olahraga. Selain menyenangkan dan tidak berat, bersepeda juga memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Berikut adalah manfaat kesehatan dari bersepeda.

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Sistem kekebalan tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi dan virus. penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik seperti berolahraga dan bersepeda bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan membuat tubuh lebih bugar. Selain itu, bersepeda juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh terhadap sel kanker dan tumor.

2. Kekuatan otot
Manusia memiliki beberapa ratus otot yang digunakan setiap hari untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Tak aktif selama satu minggu saja bisa menurunkan kekuatan otot sebanyak 50 persen dan merusaknya dalam jangka waktu yang panjang. Ketika berolahraga, otot akan semakin aktif. Ini membuat otot semakin kuat dan berfungsi secara efisien.

3. Sistem kerangka
Kerangka adalah bagian yang menunjang organ lain dalam tubuh, seperti otot, tendon, dan organ lainnya. Olahraga dan bersepeda bisa menguatkan tulang dan menambah fleksibilitasnya untuk bergerak. Bersepeda juga memiliki manfaat baik untuk kekuatan serta kepadatan tulang.

4. Kesehatan mental
Bersepeda memiliki efek yang baik untuk membuat seseorang menjadi tenang. Selain itu, bersepeda juga bisa menstabilkan tubuh secara fisik maupun emosional. Bersepeda bisa menurunkan kadar kecemasan, depresi, dan masalah psikologi lainnya. Selain itu, olahraga dengan bersepeda juga bisa menyeimbangkan hormon.

5. Oksigen dan sirkulasi
Oksigen penting untuk semua organisme hidup dan sangat penting untuk proses pernapasan manusia. SIstem pernapasan biasanya terganggu dengan kurangnya aktivitas. Bersepeda, salah satu aktivitas fisik yang bisa menguatkan otot pernapasan dan paru-paru sehingga bisa membuat sistem pernapasan lebih baik. Sistem pernapasan yang baik juga bisa meningkatkan jumlah energi yang dihasilkan oleh tubuh.

6. Penyakit jantung dan kardiovaskular
Jantung adalah salah satu organ penting pada tubuh manusia. Namun jantung juga bisa rusak akibat kurangnya aktivitas. Bersepeda adalah aktivitas yang paling baik untuk menjaga kekuatan dan kesehatan jantung. Semua faktor yang bisa mengarah pada serangan jantung bisa dikurangi dengan bersepeda. Bersepeda juga mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 50 persen.


7. Berat badan dan obesitas
Bersepeda adalah aktivitas ideal yang bisa menurunkan risiko kelebihan berat badan dan obesitas hingga 70 persen. Dengan menurunnya berat badan, maka akan semakin mudah juga bagi tubuh untuk mengatur kolesterol. Rajin olahraga dan bersepeda di masa muda bisa menurunkan risiko obesitas di masa tua. Selain itu, dengan berat badan yang terjaga, sistem metabolisme juga akan ikut terjaga.

8. Tekanan darah
Bersepeda secara teratur bisa mencegah atau setidaknya mengurangi tekanan darah. Menjaga tekanan darah tentu penting untuk menghindari stroke atau kerusakan pada organ lainnya. Tekanan darah juga bisa diturunkan dengan menurunkan kecepatan detak jantung, yang bisa dilakukan dengan bersepeda teratur.

9. Kanker
Aktivitas fisik, seperti olahraga telah diketahui bisa menurunkan risiko kanker payudara, usus, prostat, dan pankreas. Kemungkinan besar, bersepeda juga bisa menurunkan risiko kanker paru-paru.
Ternyata, meski terlihat mudah dan remeh, bersepeda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Jadi, tunggu apa lagi? Mulai biasakan untuk bersepeda secara teratur sekarang juga!

Rabu, 26 Juni 2013

Masuk bulan ke 10

Diposting oleh Nina Julita di 21.19
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
ya allah
dan masuk di bulan kesepuluh ini dan aku gak di anggep sama dia,,
teruuus apa maksudnya selama ini
ya tuhan pediiiih banget,,, sakit banget,,,,
sampai kapan,, mungkin jalan satu-satunya suasana baru yang aku harepin,,, lingkungan baru
kebahagian baru...

mungkin jika memang dia bukan terbaik buat aku,,, aku rela lepaskan dia,,, berikan pngganti dia buat aku,,, seperti sebelumnya aku melupakan seseorang sebelum dia....

TUHAN BANTU AKU...
kuatkan aku... "_"

Cara Mengatur Setelan Blog di Blogspot

Diposting oleh Nina Julita di 18.27
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Bagaimana sobat... Anda sudah berhasil membuat blog? Jika sudah, sekarang mari kita sama-sama mengatur terlebih dahulu setelan blog yang baru anda buat. Diawal-awal anda membuat blog, sebaiknya anda melakukan pengaturan yang tepat pada menu Setelan, karena ini akan berpengaruh terhadap banyak hal yang berhubungan dengan blog anda. Karena blog yang Saya dan Anda buat ini berada di blogspot, maka setelan yang akan saya berikan berikut ini adalah cara mengatur setelan blog di blogspot. Oke langsung ke TKP sob...

Untuk mengikuti panduan ini, pastikan pilihan bahasa blog anda adalah Bahasa Indonesia agar sesuai dengan apa yang Saya tuliskan di sini.

Berikut adalah cara melakukan pengaturan pada menu Setelan di blogger :

* Silahkan login ke blogger dengan akun anda.
* Klik pada nama blog yang ingin di atur.
* Klik menu Setelan yang berada disebelah kiri monitor.



* Klik masing-masing sub menu yang ada di bawahnya untuk melakukan pengaturan.

Gambar Kata-Kata

Diposting oleh Nina Julita di 17.48
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini







Gambar Animasi

Diposting oleh Nina Julita di 17.47
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini





Picisan Hati

Diposting oleh Nina Julita di 11.55
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
waktu tidak terasa setahun telah berlalu aku meninggalkanmu
teat dikota ini kita telah berjanji untuk bertemu lagi
maafkanlah diriku jika melukaimu. namun bukan maksudku...
bukalah pintu jiwamu untuk memaafkan aku belahan jiwaku..
apa engkau tak merasa aku disini terluka
apa engkay meraba mengingatku ku kecewa
aku mohon maafkanlah aku jika melupakanmu
namun dipalung hatiku masih tersirat namamu
aku mohon maafkanlah aku jika mengabaikanmu
namun didasar hatiku masih tertulis nammu

HIDUP :"__"

Diposting oleh Nina Julita di 11.33
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
hidup ini berat.. hidup ini cabaan...
semua yang kita jalani adalah pilihan kita.. apa yang kita lakukan adalah hasil pilihan kita..
semua yang saya lakukan ini semoga tidak ada yang sia-sia
termasuk apa yang akan aku jalani nantinya,, aku berharap dapat hidup dengan baik
hidup dengan layak
hidup membahagiakan, keluargaku, orang tua ku. pendamping hidupku, orang orang disekelilingkuh.. dan diriku sendiri..
aku ingin jadi manusia yang lebih berguna
aku berharap di balik kekurangan yang ada di hidup aku,, aku bisa jadi lebih baik,,,
beratnya hidup ini harus aku lalui,, meski usia ku saat ini masih sangat remaja mungkin lebai jika aku diusia sekecil ini harus memikirkan masa depan,,
tapi,, jika memang ini sudah saatnya aku memikirkan hal itu dan memang harus aku pikirkan kenapa tidak...
toh kalau pikiran aku saat ini salah mungkin akan ada perbaikan dari tindakan aku yang salah ini,, atau mungkin kefatalan yang akan terjadi
YANG BISA AKU LAKUKAN HANYA BERUSAHA, BERDOA, BERSABAR,,, SEMOGA TUHAN SELALU BERSAMAKU, DAN MEMBIMBINGKU DALAM KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK..

Senin, 24 Juni 2013

LelahQ

Diposting oleh Nina Julita di 22.00
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
apa harus selalu seperti ini...
apa harus selalu mengalah
apa harus selalu berkorban untuk mendapatkan sesuatu..Tapi terkadang pengorbanan yang telah di lakukan selalu sia-sia
mana yang namnya keadilan...
kapan aku dapatkan itu...
aku yang seperti ini dan mereka seperti itu..
terasa dunia tak adil untukku
aku berusaha seperti ini, untuk mereka tapi mereka....
kapan adaa saat nya itu
sampai kapan saya harus bersabar...
saat lelah,, saya letih,, saya bosan menunggu,,
tuhan tunjukanlah pada ku,,, apa rencana indah yang akan kau berikan padaku, atas semua cobaan yang te;ah kau berikan juga padaku...
aku manusia biasa yang tiada hento untuk berdoa dan berusaha mancari keindahan yang belum Engkau tunjukan padaku..
hingga kapan aku harus bersabar dan berusaha..
saya lelah tuhan,,,
saya ingin menangis terkadang.. apa harus sepedih ini jalan hidupku Tuhan...
tetap biminglah aku
peluk aku,,, tenangkan jiwaku... berikan aku yang terbaik,, sehingga tidak terlalu lama hamba berada dalah keburukan dan keterpurukan,,,

Rabu, 19 Juni 2013

SUSUNAN FORMAT MAKALAH/PAPER

Diposting oleh Nina Julita di 22.56
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini



HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
HALAMAN DAFTAR ISI
HALAMAN GAMBAR/GRAFIK (JIKA ADA)

BAB I             : PENDAHULUAN
1.1.            LATAR BELAKANG
Berisi tentang alasan pemilihan tema dalam pembuatan paper/makalah.
1.2.            TUJUAN
Berisi tentang tujuan yang akan dicapai dengan pembuatan makalah/paper.
1.3.            RUANG LINGKUP MATERI
Berisi tentang ilmu atau teori yang berkaitan dengan tema yang diambil dalam makalah/paper.

BAB II                        : DASAR TEORI/LANDASAN TEORI
            Berisi tentang pembahasan dan penelitian tentang ilmu ataupun teori yang sudah pernah dibahas oleh para ahli berkaitan dengan tema makalah/paper yang  dipilih. Materi yang dibahas secara teoritis dikaitkan dengan aplikasi praktis teori/ilmu tersebut dalam kenyataan kehidupan keseharian.
            Untuk menuliskan teori yang diambil dari para ahli jangan lupa mencantumkan nama, tahun atau buku yang pernah memuat teori tersebut. Sehingga sumber/nara sumbernya jelas dan tidak diragukan. Kalau membuat kutipan harap mencantumkan pula halaman di mana kutipan tersebut diambil.

BAB III          : PEMBAHASAN    
            Berisi tentang data yang diperoleh di lapangan/kenyataan dan dikaitkan dengan ilmu atau teori yang sudah ada. Jika ada kesesuaian dibahas lebih lanjut dan dapat pula dimasukkan pendapat pribadi yang berkaitan erat dengan tema/usulan/saran/gagasan/ide.
            Jika memang ditemukan ketidaksesuaian antara teori atau ilmu yang sudah ada dengan kenyataan di lapangan, hal ini juga perlu dibahas untuk melihat mengapa hal ini dapat terjadi.Dapat pula dimasukkan pendapat pribadi berkaitan erat dengan tema/usulan/saran/gagasan/ide sehingga antara kenyataan dengan ilmu yang ada, baik yang ada hubungannya maupun tidak, dapat dijelaskan dengan baik dan rinci.

Opini Tetang Pemikiran Positif

Diposting oleh Nina Julita di 22.42
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini


Pemikiran Positif
Oleh : Nina Julita

Pemikiran positif adalah cara pemikiran yang menjuruskan ke arah keupayaan dan bukan ketidakupayaan. Pada asasnya, ia melihat pada aspek yang baik dan membina. Sedangkan manfaat dari berfikir positif itu sendiri akan memberikan dampak positif pada diri kita.[1]
Mungkinkah kita sudah berfikiran positif. Walau bagaimanapun kadang-kadang tercetus pemikiran yang tidak rasional mengakibatkan kita membuat kesilapan dalam berfikir. Kesilapan dalam berfikir dan pemikiran yang tidak rasional adalah puncak utama menyebabkan terjadinya pemikiran negatif.
Berfikiran negatif pula akan mewujudkan emosi negatif seperti stres, dengki, benci, takut dan marah. Keadaan lebih buruk apabila berlaku tingkah laku negatif seperti pergaduhan. Pemikiran yang tidak rasional dan kesilapan dalam berfikir adalah cara pemikiran yang tidak berasas dan mengakibatkan perasaan negatif dan ketidakupayaan. Cara pemikiran sedemikian tidak memberi kebaikan untuk jangka masa yang panjang malah aku merugikan diri sendiri dan orang lain.
Selain mempunyai pemikiran yang positif, kita juga mestilah mempunyai semangat yang kuat dan sentiasa bermotivasi. Saya sangat teruja bila melihat rakan-rakan seperjuangan semakin berjaya dalam bidang perniagaan masing-masing. Siapa kata kita tidak mampu berniaga?[2]
Menurut saya untuk berfikiran positif, memerlukan pemerhatian yang positif terhadap perkara-perkara yang anda alami di dalam kehidupan harian anda. Setiap kali anda dilanda berfikiran negatif atau berfikiran tidak rasional, cuba fikirkan sebaliknya dan bentukannya dengan kata-kata positif. Apabila anda menyedari berlaku kesilapan dalam fikiran anda, cuba perbetulkannya.
Kita bisa mengamalkan pemikiran positif dimanapun kita berasa dan kapan saja, terutama sekali  apabila anda terasa mempunyai perasaan negatif.
Untuk mengamalkan berfikir positif bisa kita lakukan, Tentukan matlamat yang mampu dicapai, Berkawan dengan orang yang berfikiran positif, Kerap mengamalkan senaman relaksasi, Amalkan jenaka di dalam kehidupan harian anda - ketawa boleh membantu, Selalu berada di tempat-tempat pembinaan aspek kerohanian.[3]




[1] Dessler, Gary, (2005), Pemikiran Positif, Fajar Agung. “manfaat berfikit positif Pada keseluruhannya anda akan merasa bahagia, Anda akan disenangi dan dihormati
Anda akan mudah mendapat kawan, Anda akan menjalinkan hubungan sosial yang baik,
Anda berupaya untuk menangani stres dengan menjadikan keadaan negatif sebagai
peluang untuk anda belajar, Anda cenderung melihat kebaikan orang lain dan ini akan mengelakkan wujud, permusuhan di antara anda dan orang lain.
[2] Kandar, Supomo,1983, Logika Menuju Berpikir Runtut, Penerbit Fajar Lentera, Fajar Agung. “Memiliki minda yang positif sangat perlu bagi mereka yang memilih usahawan sebagai kerjaya sepenuh masa. Adakalanya tidak semua yang dirancang akan membuahkan kejayaan. Kegagalan dan kejayaan adalah asam garam dalam dunia perniagaan. Sebagai usahawan yang tulen, syukurilah setiap ketentuan tersebut”.
[3] Henry Simamora, Logika Berfikir, Gramedia,(2006:5)

Melalui Sepotong Mimpi

Diposting oleh Nina Julita di 22.36
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini


Melalui Sepotong Mimpi

Dapatkah seseorang mencinta hanya karena sepotong mimpi? Mustahil. Namun, adikku semata wayang mengalaminya – setidaknya itu yang diakuinya.
Gadis yang dicintainya adalah Lala, adik sepupunya sendiri. Wajar, bukan? Bahkan, menjadi halal saat kedua orang tuaku kemudian berpikir untuk meminangnya.
Semua berawal dari penuturan Jamal. Ia bilang, ia memimpikan Lala sebagai gadis yang diperkenalkan Ibu kepadanya sebagai calon istrinya.
“Kami sudah saling mengenal, Bu,” kata Jamal dalam mimpi itu dengan malu-malu. Gadis itu pun mengangguk dengan senyum malu-malu pula.
Sebenarnya Jamal tidak terlalu meyakini gadis itu adalah Lala. Wajahnya samar terlihat. Namun, Jamal merasakan aura gadis itu cukuplah ia kenal. Hebatnya, ini diperkuat oleh ayah kami. Di malam yang sama, beliau bermimpi tentang Jamal yang duduk di kursi pelaminan bersama Lala! Apakah ini pertanda? Entah. Hanya saja, sejak itu aku merasakan pandangan Jamal terhadap Lala berubah.
Mereka sebenarnya teman bermain di waktu kecil, namun tak pernah bertemu lagi sejak remaja. Keluarga Lala tinggal jauh di Surabaya, sementara kami di Jakarta. Kami jarang berkumpul, bahkan saat lebaran, sehingga kenangan yang dimiliki Jamal tentang Lala adalah kenangan di masa kecil dulu sebagai abang yang kasih kepada adiknya. Kasih dimana sama sekali tak terpikirkan untuk memandang Lala sebagai gadis yang pantas dicintai, bahkan halal dinikahi. Namun, mimpi itu mampu menyulap semuanya menjadi…cinta (?).
Mari katakan aku terlalu cepat menyimpulkan sebagai cinta. Barangkali saja itu hanya pelangi yang tak kunjung sirna mengusik relung hati adikku. Pelangi yang mampu merubahnya menjadi sok melankolis hingga membuat kami sekeluarga khawatir melihat ia kerap termenung menatap kejauhan, untuk kemudian mendesah perlahan.
“Mungkin kau harus menemuinya di Surabaya,” kata Ibu.
”Rasanya tak usah, Bu. Masak hanya karena bunga tidur aku menemuinya,” jawab Jamal.
”Barangkali saja itu pertanda.”
”Bahwa Lala jodoh saya?”
”Bukan. Bahwa sudah lama kau tak mengunjungi mereka untuk bersilaturahmi. Biar nanti Mbakmu dan suaminya yang menemanimu kesana.”
Jamal tertegun sejenak untuk kemudian mengangguk.
Wah, pintar sekali Ibu membujuk. Padahal tanpa sepengetahuan adikku yang pendiam itu, Ibu menyerahi kami tugas untuk ”meminang” Lala. Ibu betul-betul yakin mimpi itu sebagai pertanda sehingga memintaku menanyakan kepada Lala tentang kemungkinan kesediaannya dipersunting Jamal.
”Kenapa tidak minta langsung saja pada Paklik? Biar mereka dijodohkan saja,” kataku waktu itu.
”Ah, adikmu itu takkan mau.”
”Tapi…”
”Sudahlah. Ibu tahu Jamal belum terlalu dewasa. Kuliah saja belum selesai. Tapi setidaknya ia memiliki penghasilan dari usaha sambilannya berdagang, ‘kan?”
“Bukan itu maksudku. Apa Ibu yakin Jamal mau dengan Lala? Barangkali saja mimpinya hanya romantisme sesaat.”
Ibu tercenung. Aku yakin Ibu belum memastikan ini. Yang beliau tahu hanya Jamal yang bertingkah aneh. Itu saja. Selebihnya ia perkirakan sendiri. Sepertinya justru Ibulah yang ngebet ingin meminang Lala.
”Kupercayakan semua itu padamu.”
Walah! Berarti tugasku berlipat-lipat! Selain memastikan kesediaan Lala, aku pun harus memastikan perasaan adikku sendiri.
***
Ia diam. Sudah kuduga reaksinya begitu jika kutanyakan tentang kemungkinan perjodohannya dengan Lala.
“Kamu mencintainya?” Aku mengganti pertanyaan. Kali ini Jamal malah terkekeh.
”Mungkin… Entahlah. Rasanya tak wajar.”
Tentu saja tak wajar! Bagiku, mencinta karena sepotong mimpi hanya omong kosong. Lagi pula Jamal tak tahu seperti apa wajah dan kepribadian Lala dewasa ini. Aku pun tak tahu.
“Santai saja, Mal. Tak usah dipikirkan. Yang penting kita tiba dulu di sana,” kata Bang Rohim, suamiku.

Mencintaimu Dengan Lukaku

Diposting oleh Nina Julita di 22.34
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini


MENCINTAIMU DENGAN LUKAKU

Langit mulai berganti warna seiring luruhnya mentari. Semilir angin laut asik bermain di anak rambutku. Suara debur ombak mengalun indah. Camar-camar bergegas pulang kesarangnya, sebergegas nalayan yang mulai mengangkat sauh untuk melaut. Pemandangan yang sangat indah, tapi tetap saja tak mampu mengusir mendung di hatku. Kuhela napas panjang, sekali....... dua kali..... tetap saja hati ini terasa sesak.
Secangkir teh yang aku pesan mulai dingin tanpa kusentuh. Kebisuan menggantung di udara. Hanya terpisah sebuah meja tetapi terasa begitu jauh.....
“Tetapi kenapa?” aku mencoba tetap tabah, meski rasa sakit mulai menggerogoti hatiku sedikit demi sedikit.
“Selama ini..... kita baik-baik saja.....”
“Ada apa? Katakan apa masalahnya, kita pasti bisa cari jalan keluar yang lebih baik. Tidak perlu sampai seekstrem itu!”
Diam. Tak ada penjelasan sedikit pun. Sorot matanya menatap dingin, sedingin ucapannya yang tak pernah ingin aku dengar. “maff, aku nggak bisa mencintaimu lagi.......”
Aku sadar akan kesungguhan perkataannya, dia tidak pernah terlihat seyakin ini sebelumnya. “tapi apa salahku? Katakan saja, aku pasti bisa berubah!” ucapku berusaha tegar meski harapan dalam genggamanku mulai terlerai satu per satu.
“Kamu nggak salah....”
“Lalu?”
“Kita sudah berkorban banyak untuk hubungan ini, aku nggak ingin semuanya sia-sia tanpa alasan yang jelas!”
“Apa semua harus dengan alasan yang detil? Apa alasanku tadi nggak cukup? Bukankah kita memulai hubungan ini dengan kalimat singkat, ‘Aku mencintaimu’?! lalu mengapa nggak bisa mengakhirinya dengan kalimat, ’Aku tidak mencintaimu lagi’?!”
Satu per satu air mata jatuh membasahi pipiku. Sakit. Tetapi dengan bodohnya, aku tetap mengemis. “tetapi aku masih.....“
“Maff... tapi aku tidak lagi! Sama sekali tidak...” potongnya tegas. “saat aku yakin kalu aku mencintaimu.... aku pasti kembali.”
“Akan kutunggu!”
“Jangan!” dan dia pun berlalu. Pergi dengan semua harapan yang kutitipkan padanya. Pergi setelah dia menyakitkan hati yang dulu kuberi.
Aku usapkan air mataku dengan lengan baju. “berhenti ! ayoo... tegarlah! Kuat! Semangat.... it is not the and of the word!” kataku lirih menyemangati diri sendiri tetapi tetap saja air mata ini menganak sungai. Sesak memenuhi dadaku.
****
Tiiiit...tiiiit....tiiiit....
Ugh! Mimpi buruk lagi. Mimpi yang sama.
Tiiiit...tiiiit....tiiiit....
Kujangkau ponsel yang telah membangunkanku. hhm... Rena. Siapa lagi yang bakal menghubungiku kalau bukan dia. Tetapi secuil hatiku berharap seseorang yang lain.
“Yeah.....”
“Lagi tidur, Val?”
“Nggak... maksudku nggak lagi!”
“Hehehe... sorry! Bagaimana.... kapan kamu balik?”
“Entahlah.... belum ada niat.... masih banyak kerjaan di sini.”
 “Heh... kapan kamu mau berhenti?” suara sahabatku terdengar tegas di telepon.
“Berhenti? Maksudmu?”
“Kapan kamu mau berhenti melarikan diri?”
Belum ada yang bisa membuat aku berhenti, lagian aku belum pulih banget. Semuanya masih membayangiku. ” Dua tahun kuhabiskan di banyak kota dengan beberapa kegiatan yang dapat menyibukkan diriku. Hhh... berhenti. Di satiap detik aku berhenti, di detik itu pula otakku akan membuka file-file yang selama ini ingin kulupakan. Dengan waktu selama itu mestinya aku telah mampu melupakannya. Ah... andai semudah menekan tombol delet lalu semuanya terhapus....
“Sejauh apa pun kamu lari, kamu tak akan bisa melupakanya, Val. Kamu membawanya lari bersamamu. Pulanglah”
****
Hujan sudah reda sejak tadi, namun tetes bening masih tertinggal di sela-sela rumput dan didinding rumah. Dinginya udara saat ini. Aku menyembunyikan kedua tanganku di balik sweater tebalku berharap sedikit kehangatan menyelimuti. Tinggal beberapa anak tangga lagi untuk sampai di lantai dua dan .... upff! Sampai juga akhirnya. Dibelakangku, Rena tertinggal cukup jauh, sepertinya dengan sengaja memberiku ruang untuk menyendiri atau lebih tepatnya untuk merasakan kedamaian. Tenang, damai.
Kupejamkan mata. Meruntu kembali apa yang telah terjadi padaku di tahun-tahun sebelumnya dengan pikiran yang lebih jernih.
“Kamu menyesal?” suara Rena membawaku kembali dari masa lalu.
“Akhirnya kamu samapi juga,” ucapku tak menjawab pertanyaannya.
“Kamu menyesal?” ulangnya
“Menyesal untuk apa? Menyesal pulang?”
“Menyesal tidak menerimanya kembali.”
“Aku menyesal tapi bukan untuk hal itu. Aku menyesal untuk setiap detik yang terbuang hanya untuk mengasihani diriku dan untuk melupakan semua kenangan tentang dia. Menyesal karena selama ini aku membenci diriku sendiri.”

Tinggalkan Komentar Anda Terimakasih

 

| Nina Julita | Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei