Thursday, August 30, 2018

Penulisan Kutipan, Tabel, Gambar dan Daftar Pustaka

Posted by Mix Chenel at 11:42 AM
Reactions: 
0 comments Links to this post

 6.      Penulisan Istilah Asing, Kutipan dan Rujukan

a.    Kutipan atau cuplikan ditulis sesuai dengan naskah aslinya, baik yang berbahasa Indonesia maupun bahasa asing.
b.     Kutipan ditulis dengan jarak tepi kiri dan tepi kanan yang berbeda dengan teks yang lain
c.     Kutipan ditulis dengan jarak 1 (satu) spasi, yang diawali dan diakhiri dengan tanda petik (“)
d.  Istilah atau kata asing (termasuk bahasa daerah) yang belum ada istilah atau kata dalam bahasa Indonesia dicetak miring.
7.      Penulisan Tabel dan Gambar (peta dan grafik)
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan tabel dan gambar (peta dan grafik), yaitu:

a.      Tabel diberi nomor urut dengan angka Arab (menunjukkan nomor urut tabel)
Contoh: Tabel 2. (merupakan tabel ke dua) 
b.    Tabel diberi judul di atas tabel dengan jarak 1 (satu) spasi. Jarak antara judul tabel dengan  tabel 1 (satu) spasi.
c.     Bila tabel atau gambar yang disajikan diambil atau dikutip dari suatu sumber tertentu, maka sumber ditulis di bawah tabel atau gambar dengan jarak 1 (satu) spasi dengan ukuran 10.
d.    Sedapat mungkin tabel disajikan dalam satu halaman yang sama. Apabila tabel lebih dari 1 halaman dan terpaksa harus diputus, maka dapat dilanjutkan dengan halaman berikutnya namun diberi keterangan lanjutan dan diberi judul tabel, dan judul kolom (kepala tabel).
e.      Penulisan data dengan angka desimal menggunakan tanda koma (,)
f.        Gambar diberi nomor urut denngan angka Arab (menunjukkan nomor urut gambar)
Contoh: Gambar 2. (merupakan gambar ke dua) 
g.      Gambar diberi judul di bawah gambar dengan 1 (satu) spasi
h.     Sumber data ditulis melekat di bawah gambar dengan jarak 1 (satu) spasi dengan ukuran 10

Contoh penulisan tabel :

Tabel 2. Distribusi penduduk Sumber Sari Kecamatan Kangean menurut golongan umur dan jenis kelamin pada tahun 2010.
(jarak 1 spasi)
Golongan Umur (tahun
Jenis Kelamin
Pria
%
Wanita
%
0 – 4
5 – 9
10 – 14
15 – 24
25 – 49
50 – 65
> 65

2.582
3.105
4.760
8.478
6.379
2.119
1.236

8,93
10,73
16,45
29,31
22,05
7,32
4,27
2.503
3.085
4.818
8.936
6.454
2.132
2.252
8,58
10,49
16,53
30,65
22,14
7,31
7,72

Jumlah
28.929
100,00
29,153
100,00
Sumber : Data monografi Kecamatan Kangean tahun 2010



Contoh cara penulisan Gambar 1.








       Gambar 1. Beberapa contoh makanan laut yang mengandung nilai gizi tinggi
       Sumber : Buku Atlas Biologi, 2010

8.    Penulisan Daftar Pustaka
Penulisan daftar pustaka menggunakan sistem Harvard.
     Beberapa hal yang perlu diperhatikan sdalam penulisan daftar pustaka, yaitu :
a.   Setiap kepustakaan ditulis dengan jarak 1 (satu) spasi, dan jarak antar setiap kepustakaan adalah 2 (dua) spasi.
b.   Urutan kepustakaan disusun menurut abjad
c.   Huruf pertama dari baris pertama kepustakaan ditulis tepat pada garis batas kiri, tanpa indensi. Baris berikutnya, huruf pertama ditulis pada ketukan ke enam, yang penting konsisten dalam penggunaannya.
d.   Penulisan nama pengarang atau penulis, dilakukan dengan cara : untuk penulis pertama, nama keluarga ditulis lebih dahulu secara lengkap sedangkan nama diri disingkat (ditulis huruf pertamanya saja), bila nama keluarga tidak diketahui maka kata terakhir dari nama tersebut dianggap nama keluarga. Nama penulis kedua dan seterusnya, ditulis nama lebih dahulu. Tidak perlu mencantumkan gelar akademis dari penulis, seperti : Prof., Drs., Ir., MMA., dan sebagainya.
e.   Antara nama penulis, tahun, judul, penerbit, kota dipisahkan dengan tanda titik (.)

Contoh :

1)    Buku dan monografi
Urutan penulisan kepustakaan sebagai berikut: nama penulis, tahun penulisan, judul buku atau penulisan, data publikasi (volume atau edisi, tempat penerbitan, badan penerbitan dan halaman). Data penerbit dimulai dengan tempat penerbitan diikuti tanda titik ganda. Judul buku atau judul makalah / karya ilmiah dicetak miring.

Contoh :

Dyek, E.V., Meheus, A. Z., dan Piot, P.1999. Human Immunodeficiency Virus, Laboratory Daignosis of Sexually Transmitted Diseases. WHO. Geneva : 85-98

2)    Majalah, Buletin, Jurnal dan penerbitan berkala lain
Urutan penulisan kepustakaan sebagai berikut : nama penulis, tahun penulisan, judul tulisan, data publikasi (volume, nomor dan halaman). Nama penerbitan berkala dicetak miring.     

           Contoh :
           
Gostin, L.O., Lazzarini, Z., Jones, T.S., dan Flaherty, K. 1997. Prevention of HIV/AIDS and Other Blood-Borne Diseases Among Injection Drug Users. A National Survey on the Regulation of Syringes and Needles. JAMA, 227 : 53-62.

3)    Penerbitan Lembaga
Urutan penulisan kepustakaan sebagai berikut : nama lembaga, tahun penerbitan, judul, data publikasi (volume, edisi), tempat penerbitan, badan penerbitan, halaman. Judul buku atau tulisan dicetak miring.
           
            Contoh :
           
Depkes, R.I., 1989. Klasifikasi dan Regionalisasi Rumah Sakit. Jakarta. Ditjen Yankes : 35-50

           
4)  Karya Tulis Ilmiah, Karya Ilmiah Praktek Akhir / Praktek Kerja Lapang, Tesis dan Disertasi
Urutan kepustakaan sebagai berikut : nama penulis, tahun penulisan, kata “KTI, Karya Ilmiah Praktek Akhir / Praktek Kerja Lapang, Tesis atau Disertasi” judul (KTI, Karya Ilmiah Praktek Akhir / Praktek Kerja Lapang, Tesis atau Disertasi), tempat penerbitan universitas atau institut, halaman. Judul dan kata “Karya Ilmiah Praktek Akhir / Praktek Kerja Lapang, Tesis atau Disertasi ditulis miring.

            Contoh :

Sutiono, Iwan. 2010. Penerapan 12 Langkah Hazard Analysis Critical Point (HACCP) Pada Proses Pembekuan Fillet Ikan Kakap Merah (Lutjanus sanguineus) di PT. Marindo Makmur Usaha Jaya Kabupaten Sidoarjo.Karya Ilmiah Praktek Akhir. Akademi Perikanan Sidoarjo: 50-75 

Rahardjo, Tri Budi W. 2000. Hubungan Erosi Gigi dengan Kebiasaan makan Pempek di Palembang Sumatera Selatan. Tesis. Surabaya. Universitas Airlangga : 148-160 

5)    Rujukan dari Internet
Mencantumkan nama penulis, judul artikel, alamat website dan tanggal akses.

            Contoh :

DeBiase, C. Case/Problem Solving Stepshttp://www.hsc.wvu.edu/aap/aap-car/faculty-development/teaching-methods/cbl/cb  problem.html. [diakses 15 September 2001]

9.      Cara Menulis Kutipan
9.1  Kutipan dalam naskah bisa diletakkan di awal atau di akhir kalimat.
Menurut Santoso (1992) ……………………………

Atau
………………………………………… (Santoso, 1992).


9.2  Bila penulis 2 orang ditulis seluruhnya.
Menurut Parascandola dan Weed (2001) ……………………….

9.3  Bila penulis sama dengan/lebih 3 orang ditulis nama penulis pertama ditambah dkk atau et al.
HIV-1 dan HIV-2 mempunyai genomes yang persis sama, …………….. (Dyck et al.,1999)



DAFTAR PUSTAKA


Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. 1997. Pedoman Penulisan dan Pelaksanaan Ujian Skripsi. Surabaya.


Hadi, Sutrisno. 1979. Bimbingan Menulis Skripsi-ThesisJilid I, II. Yogyakarta : Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada


Dicksonc. 2001. Writing a Bibliography (Harvard System). http://dicksonc.act.adu.au/library/bibliog.htm [diakses 15 Maret 2008]

Thursday, November 30, 2017

5W+1H

Posted by Mix Chenel at 11:22 AM
Reactions: 
0 comments Links to this post
pengertian dai 5w+1H adalah ?

a) Who (siapa)

Merupakan pertanyaan yang akan mengandung fakta yang berkaitan dengan setiap orang yang terkait langsung atau tidak langsung dengan kejadian. Disni akan terliha, nama-nama yang terlasuk dalam lingkup berita yang seadang dibicarakan.

b) What (apa)

Merupakan pertanyaan yang akan menjawab apa yang terjadi dan akan mendorong wartawan untuk mengumpulkan fakta yang berkaitan dengan hal-hal yang dilakukan oleh pelaku maupun korban dalam suatu kejadian.

c) Why (mengapa)

Akan menjawab latar belakang atau penyebab kejadian. Meski jarang, why bisa dipakai untuk membuka sebuah berita atau menjadi lead berita.

d) Where (dimana)

Menyangkut tempat kejadian. Tempat kejadian bisa tertulis detail atau hanya garis besarnya saja. Biasanya, bila berita berasal dari tempat terkenal, maka penulisannya tidak terlalu mendetail.

e) When (Bilamana)

Menyangkut waktu kejadian. Waktu yang tertera tidak sebatas tanggal, tapi dapat ditulis hari, jam, bahkan menit saat berlangsung sebuah kejadian.

f) How (bagaimana)

Akan memberikan fakta mengenai proses kejadian yang diberikan. Bisa menceritakan alur kejadian bahkan suasana saat suatu kejadian yang diberitakan tengah berlangsung.

Dari keterangan diatas, dapat disimpulkan bahwa berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar. Berita memiliki daya tarik, aktual dan akurat dan atau dianggap penting bagi sebagian besar penduduk dan diterbitkan melalui media berkala. Berita yang ditulis, sebaiknya memuat struktur berita.

Wednesday, November 29, 2017

POKOK-POKOK KEBIJAKAN KESEHATAN NASIONAL DAN DOMAIN KEBIJAKAN KESEHATAN NASIONAL

Posted by Mix Chenel at 10:30 AM
Reactions: 
0 comments Links to this post
POKOK-POKOK KEBIJAKAN KESEHATAN NASIONAL DAN DOMAIN KEBIJAKAN KESEHATAN NASIONAL




DI SUSUN OLEH KELOMPOK 8 :
1. RIKO ADI SUNARYO 175130065P
2. ARABY MANDALA 175130044P
3. ANRIANTIKA 175130010P
4. APRILIA SUPRATMAN 175130061P
5. NINA JULITA 175130029P
6. SETRIE ENDAH PRATIWI 175130072P
7. RAHMANITA SAKWATI 175130037P
8. DEWI NOVITA 175130055P

PRODI KESEHATAN MASYARAKAT KONVERSI
STIKES MITRA LAMPUNG
TAHUN 2017

KATA PENGANTAR

Puji sykur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmataNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai. tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, oleh karena ini kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Bandar Lampung, 24 november 2017


Penyusun


DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR 2
DAFTAR ISI 3
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 4
1.2 Tujuan Penulisan 7
BAB II KEBIJAKAN KESEHATAN NASIONAL
2.1 Kebijakan Kesehatan 7
2.1.1 Pengertian Kebijakan 7
2.1.2.Pengertian Kebijakan Kesehatan 8
2.2 Pokok-Pokok Kebijakan Kesehatan Nasiona l9
2.3 Domain Kebijakan Kesehatan Nasional 12
DAFTAR PUSTAKA

Tinggalkan Komentar Anda Terimakasih

 

| Nina Julita | Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei